I
I
I
Akademisi Sarankan Bata Ringan Untuk Hunian Tahan Gempa
Pusat Studi Gempa Nasional mencatat terdapat lebih dari 50.000 kali total kejadian gempa di Indonesia dengan magnitude di atas 5 SR terjadi sepanjang tahun 1900 � 2016.
I
Berita, 2021-02-01 08:19:51
Flek Hitam di Plafon Rumah Bikin Sebal? Atasi Dengan Cara Ini
Sering menemui noda hitam di plafon rumah? Jangan abaikan. Sebab, flek atau noda hitam di plafon rumah tersebut disebabkan oleh jamur yang tumbuh.
I
Tips & Triks, 2022-02-21 09:01:04
I
I
Tips & Triks
Tak Perlu Panggil Tukang, Begini Cara Memperbaiki Plafon Rusak Dengan Praktis dan Mudah
By PT JAYABRIX INDONESIA
Akhir-akhir ini intensitas hujan yang mengguyur cukup tinggi membuat bagian rumah bermasalah. Salah satunya plafon. Tampias air atau kebocoran genting bisa membuat plafon rumah ternoda atau bahkan berlubang karena rapuh. Alhasil rumah kita tak lagi sedap dipandang mata. Mau memanggil tukang untuk memperbaikinya, tapi nanggung karena hanya bagian kecil saja yang rusak. Tenang, kamu bisa lho memperbaikinya sendiri.
Lepaskan bagian plafon yang rusak dari rangkanya
Umumnya, plafon rumah terbagi menjadi beberapa bagian kecil. Nah, lepaskan satu bagian plafon yang rusak ini dari rangkanya. Sebenarnya, bisa-bisa saja kamu potong bagian yang rusak saja tapi hasilnya akan kurang cantik. Jadi, lebih baik lepaskan satu bagian yang mengalami kerusakan. Sehingga setelah dipasang plafon baru, nampak rapi seperti semula.
Pastikan rangka plafon masih kokoh dan kuat
Setelah bagian plafon dilepaskan, kamu harus pastikan rangka plafon di bagian yang rusak tidak mengalami kerapuhan. Sebab, plafon yang rusak karena kebocoran atau tampias air juga merembet ke rangkanya. Terutama rangka plafon yang terbuat dari kayu sangat rentan mengalami pelapukan diakibatkan air. Tapi bila rangka plafon di rumahmu sudah menggunakan besi hollow, cenderung lebih kuat.
Ukur kebutuhan plafon dengan meteran secara presisi
Usai memastikan rangka plafon masih kuat dan kokoh, kamu bisa mulai mengukur kebutuhan plafon yang akan dipasang. Di tahap ini, kamu harus teliti agar ukurannya tidak salah. Sebab, hasil pengukuran ini akan digunakan untuk memotong plafon baru sesuai kebutuhan. Kamu bebas bisa menggunakan alat ukur apapun asalkan hasil pengukurannya presisi.
Potong plafon baru sesuai dengan ukuran
Dari hasil pengukuran tersebut, terapkan pada lembaran plafon yang baru. Buatlah polanya terlebih dahulu dengan pensil atau spidol. Setelah itu kamu bisa memotongnya dengan hati-hati. Untuk hasil optimal, kami sarankan kamu gunakan gerindra dengan mata yang sesuai bahan plafon. Kamu juga harus hati-hati dalam memotong plafon agar pas ketika dipasang nanti.
Gunakan screw untuk merekatkan plafon dengan rangka
Untuk merekatkan plafon dengan rangkanya, gunakanlah screw di setiap jarak 20-30 cm. Screw jauh lebih praktis dibandingkan paku. Apalagi untuk pemasangan plafon. Bila menggunakan paku, kamu butuh bantuan orang lain untuk memegang plafon yang akan dipasang. Memaku dari bawah pun cukup sulit untuk dilakukan. Sedangkan pemasangan screw tinggal diletakkan di ujung mata electric drill yang biasanya dilengkapi dengan magnet. Kamu bisa memasangnya tanpa susah payah.
Selain itu, screw bisa digunakan di banyak media. Mulai dari kayu, logam, gypsum, dan papan silika. Hasil pemasangannya pun lebih kuat. Sebab di badan screw terdapat uliran yang selain memudahkan screw menembus material, juga sebagai pengunci agar screw tidak lepas.
Kamu juga tidak perlu khawatir salah pasang. Sebab, screw mudah dilepas dengan membalikkan putaran electric drill. Screw yang sudah digunakan pun masih bisa dipakai lagi. Beda dengan paku, yang setelah dicabut, bentuknya sudah tidak lurus lagi dan tidak bisa digunakan lagi.
Tapi, kamu juga harus cermat memilih screw yang akan digunakan. Pilihlah screw dari produsen terpercaya kualitasnya. Misalnya Jaya Brix Screw yang memiliki ujung lancip tipe Philips Bugle membuatnya lebih cepat dan mudah dipasang. Selain itu, screw tipe ini telah teruji tidak merusak material yang akan dipasang. Kepala screw juga berbentuk datar sehingga hasilnya lebih rapi.
Tutup kepala screw dengan menggunakan cornice agar lebih rapi
Nah, setelah plafon terpasang dengan kuat, kamu bisa menutup kepala screw dengan cornice agar hasilnya lebih rapi dan tak terlihat lagi screwnya. Kamu juga bisa gunakan cornice untuk mengisi sela-sela antar papan plafon. Sehingga plafon nampak menyatu antara satu dengan lainnya. Terakhir tinggal cat sesuai dengan seleramu.
Kontak
Lokasi
Lebih banyak cara untuk berbelanja: Temukan Toko Jayabrix atau pengecer lain di dekat Anda. Atau hubungi 62 322 666602
Seluruh Hak Cipta � 2019 PT JAYABRIX INDONESIA